Membuka Pikiran Untuk Perdamaian (Part 2)

ya halo guys, ini adalah lanjutan dari Part 1, sebelumnya kita telah bahas masalah apa yang terjadi, cara apa yang ditawarkan, dan contoh kasusnya. Kita bakal lanjutin bahas open-mindedness. nah jadi apasih manfaat jika kita menjadi seseorang yang open-mindedness di kehidupan sehari-hari?

1. dapet banyak temen, kenapa? karena kita orangnya bakal toleransi banget bro, kita akan menjadi orang yang terbuka dan menerima pendapat/pandangan orang lain, percaya deh dengan lu bersikap openminded

2. jarang kena konflik. Jelas! karena kita memiliki sudut pandang yang luas, kita jadi ngerti alur pikir orang lain dan kita tahu cara menyikapinya, jadi kita bisa lebih terhindar dari konflik.

3. menjadi pribadi yang baik, tentunya dengan kita open-minded, akan banyak sekali nilai-nilai kehidupan yang bisa kita dapetin dari sekitar kita, karena kita bisa ambil nilai positif dari sudut pandang yang banyak (gak sempit dan itu itu aja alhasil jadi baget *batu banget* )

4. dapet respect dari banyak orang. Ini yang terpenting dan paling bernilai, karena kita telah menghargai pandangan mereka, seharusnya mereka pun menghargai pandangan lu sob, ketika sudah saling respect dan toleransi, kita akan semakin akrab dan tentunya lebih damai dan aman di lingkungan tsb.

dan sebenernya masih banyak lagi yang bisa jadi manfaat buat kita di kehidupan sehari-hari, dan jika banyak individu di kehidupan sehari-hari saja sudah open minded, maka butterfly effect (efek yang berkesinambugan) pun akan terjadi yaitu openminded ---> respect--->toleransi--->damai, dan itu masih dalam konteks kehidupan sehari-hari loh ya, coba bayangkan jika banyak individu yang sadar akan hal tersebut, gua yakin bgt lingkungan pasti adem ayem damai sejahtera sehat sentosa bro wkwk.

lalu setelah panjang lebar, gimana sih caranya biar open-minded?
1. respect, hargai setiap pandangan orang, mau bagi lo itu aneh, gajelas, kontra, tetep terima, dengerin dulu aja, jangan langsung bilang "gak bisa" atau "gak setuju"
2. jangan liat cuma dari satu sudut pandang, karena film aja jadi bagus enak di tonton karena kamera nya banyak, begitupun kehidupan kita, akan menjadi lebih baik jika kita melihat juga dari sudut pandang orang lain selain dari diri sendiri.
3. sadar bahwa kita hidup dalam keberagaman, mau dari sisi politik, hak asasi, idelogi , SARA sekalipun, kita memang telah diciptakan beragam, jika kita hanya berpaku pada satu sudut pandang, bukankah kita jadi egois?

intinya kalian harus sadar bahwa kalian sebenarnya tercipta dalam sebuah keberagaman, dan untuk bisa hidup damai dalam keberagaman, hal yang harus dilakukan adalah dengan toleransi, toleransi bisa dicapai dengan respect, dan respect akan didapat jika kita openminded!. jika kalian menolak pandangan ini silahkan, namun kalian juga harus mencoba bahwa menjadi orang yang openminded itu sangat menyenangkan karena kita tidak akan dihantui lagi rasa benci, dan tentunya memberikan warna-warna yang berbeda dalam lukisan kehidupan kita brosist.tentunya gua juga berharap kalian para isengers yang membaca post ini bisa tersadarkan akan hal tersebut dan tentunya bisa jadi ikut berpartisipasi dalam menciptakan perdamaian, mulai dari diri kita sendiri, lingkungan sehari-hari, dan seterusnya.

sekian.

0 komentar:

Membuka Pikiran Untuk Perdamaian (Part 1)





Halo, wazzap guys, setelah sekian lama gua dah upload lagi sesuatu dan gua kini kembali untuk memberikan pandangan gua terhadap apa yang terjadi di dunia ini *sok bahasan berat* (wew). sekarang tuh banyak banget yang namanya peperangan, konflik di mana-mana, dan jujur hal tersebut membuat gua sangat risih dan pusing, kenapa? Karena menurut pandangan gua pribadi hal tersebut hanya buang-buang waktu dan merusak segala sumber daya yang ada, serta menurut gua konflik tersebut terjadi hanya karena kesempitan sudut pandang yang ada, masing-masing orang beranggapan bahwa sudut pandang merekalah yang benar. Apalagi kalo udah menyinggung SARA, seakan setiap individu yang terlibat mengerahkan seluruh sumber daya yang ada untuk membela pandangan mereka dan menentang habis-habisan hal yang menurutnya diluar pandangan mereka.


ya gua disini bukan mau jadi pahlawan kesiangan, namun menurut gua, hal di atas sebenarnya bisa banget buat di minimalisir, jangan dilihat dari sudut makro (ex: perang) dulu deh, coba dari mikro yaitu dari individunya sendiri, gimana? 

caranya simple, yaitu menjadi individu yang Open-Minded Gua lupa ini dari sumber mana tapi yang dimaksud dari open-mindedness ini adalah kita memiliki pikiran/pemikiran yang terbuka, kenapa harus demikan? karena kita di dunia ini diciptakan beragam brosis, dengan keberagaman tersebut sudah seharusnya kita bisa saling menghargai dan juga menyadari bahwa sudut pandang kita itu bukan hanya dari satu sudut saja, namun masih ada sudut pandang dari orang lain, bisa jadi pandangan yang menurut kita benar, namun menurut orang lain salah, dan juga sebaliknya. Di titik inilah kita harus sadar bahwa kompromi dan toleransi harus ada. Kita seharusnya menyadari Individual Differences (perbedaan setiap individu).

gua bukan nya sok nasehatin, namun coba bayangkan jika setiap individu mulai sadar akan tersebut, mulai sadar dan menerima akan keberagaman individu, jika nilai tersebut telah melekat di setiap orang, gua berani jamin toleransi akan keberagaman pemikiran, pandangan, fisik, ideologi dan sebagainya bisa tercapai. karena menurut gua pribadi yang menjadi core problem dari konflik-konflik yang ada di sekitar kita adalah setiap orang masih melihat dari satu sudut pandang, tidak mencoba melihat dari sudut pandang yang lain. kita ambil contoh kasus korupsi, terorisme, hal tersebut hanya memandang dari satu sudut saja dan itu sangat sempit, mereka yang melakukan tindak tersebut hanya berpaku terhadap satu pandangan. mereka tidak memikirkan dampak untuk orang/kelompok yang lain.

Jadi tuh menurut gua masih banyak banget orang yang belum open-minded, padahal open-minded tuh sangat penting bagi individu terutama dalam membangun toleransi. selain masalah besar dan kasus berat diatas, openminded itu berguna juga brosis untuk kehidupan sehari-hari, mau tau apa manfaatnya --->

(lanjut di PART 2)



0 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.

Arsip Blog